“Antara Ekspresi dan Ekspetasi”, Level Up Act 12 Ajak Mahasiswa DKV Unesa Berani Berkarya
Surabaya, Kamis tanggal 12 Maret 2026, Himpunan Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri Surabaya (HMP DKV UNESA), kembali menghadirkan talkshow Level Up Act 12 dengan tema "Autentik: Antara Ekspresi dan Ekspetasi". Acara ini mengundang Haru Kukuh Prasetyo, seorang freelance illustrator dan desainer grafis yang merupakan alumni DKV UNESA. Ia telah meraih banyak prestasi, salah satunya menjadi pemenang kompetisi desain kemasan Teh Botol Sosro.

Dalam sesi talkshow, Haru membahas hubungan antara ekspresi dan ekspetasi dengan mahasiswa DKV. Pembahasan ini menyorot ke mahasiswa DKV yang cenderung takut untuk memamerkan hasil karya dan pesimis untuk mengikuti lomba. Terkadang, mahasiswa DKV pernah terjebak dalam dua kubu, diantaranya kubu idealis (ekspresi) dan kubu ekspetasi (takut karya tidak di terima publik). Menanggapi hal itu, Haru menyampaikan bahwa sering mengikuti ajang perlombaan dapat membuka peluang untuk bisa menarik perhatian klien, karena lomba desain merupakan magnet klien. Selain menang dan mendapatkan reward, lomba dapat membuat kita lebih dikenal luas sehingga meningkatkan engagement dan memberi potensi untuk berkontrubusi dalam real project.
“Jadikan autentisitas sebagai identitas, namun tetap jadikan kebutuhan industri sebagai ruang untuk terus bertumbuh dan memberi dampak nyata melalui karya.” Ucapnya.
Sebagian besar mahasiswa DKV pasti pernah merasa jika karyanya tidak layak untuk dipamerkan ke khalayak umum. Maka dari itu, Haru memberikan sedikit tips and trick yang dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri dalam mempublikasikan karya, yaitu:
- Rajin boots karya apapun ke media sosial.
- Konsisten mengikuti lomba desain, sertakan mock up dan manfaatkan untuk membuat konten video seputar proses berkarya.
- Posting karya melalui platform portofolio seperti Behance, Pinterest, Instagram dan lainnya sebagai kredibilitas.
Pada dasarnya, klien tidak akan tau jika kita terus bersembunyi. Maka dari itu, media sosial dapat digunakan sebagai alat untuk mendapat exposure apabila digunakan secara maksimal. Hal ini dapat digapai dengan cara konsisten berkarya di media sosial, menggunakan platform professional dan menggunakan mock up agar klien tidak perlu berimajinasi.

Sesi talkshow ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Salah satu peserta bertanya, “Bagaimana cara agar berani upload karya ke sosial media dan bagaimana caranya konsisten dengan art style?"
Menjawab pertanyaan ini, Haru memberi beberapa masukan:
- Jangan menunda -nunda; jika sekiranya sudah mantap dengan hasil karya lebih baik upload. karena jika menunda-nunda pasti selanjutnya akan malas dan batal mengunggah.
- Art style memang susah dicari; art style bisa terbentuk asal kita berproses dan terbiasa. Art style akan terbentuk dengan sendirinya selama kita terbiasa berproses dan konsisten membuat karya.
Melalui kegiatan Level Up Act 12, diharapkan mahasiswa DKV UNESA dapat memperoleh wawasan baru dan semakin termotivasi untuk terus berkembang dan berani menunjukkan karya mereka.
Reporter: Sabita Laila Safitri
Dokumentasi: Tim Dokumentasi HMP DKV UNESA



