Fenomena Creative Block di Kalangan Mahasiswa DKV
Kreativitas menjadi salah satu kemampuan yang selalu melekat pada mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV). Akan tetap, di balik tuntutan untuk terus menghasilkan ide dan karya, tidak sedikit mahasiswa yang pernah mengalami art block, yaitu kondisi dimana seseorang kesulitan menemukan inspirasi atau mengembangkan ide kreatif. Kejadian ini cukup sering terjadi, terutama saat mahasiswa dihadapkan dengan tugas, revisi, dan deadline yang berdekatan.
Creative block merupakan kondisi dimana seseorang merasa kesulitan menemukan inspirasi, mengembangkan konsep, atau memulai proses pembuatan karya. Dalam lingkup DKV, kondisi ini bisa muncul disaat mahasiswa mengerjakan tugas desain, menyusun konsep, ilustrasi, hingga merancang identitas visual sebuah merek.
Padatnya jadwal kuliah, deadline yang datang bersamaan, sampai kelelahan secara fisik dan mental sering menjadi alasan munculnya creative block. Akibatnya mahasiswa bisa berjam jam di depan layar tanpa menghasilkan perkembangan yang signifikan pada tugas yang sedang dikerjakan.
Selain memengaruhi produktivitas, creative block dapat memunculkan dampak pada kepercayaan diri mahasiswa. mahasiswa bisa merasa khawatir sehingga membandingkan hasil karyanya dengan milik orang lain dan mengkritik diri sendiri secara berlebihan.
meski begitu, banyak mahasiswa yang memilika caranya sendiri agar terhindar dari creative block dengan mencari referensi, berdiskus, hingga istirahat sejenak. menurut beberapa mahasiswa, memberikan waktu diri sendiri untuk beristirahat justru lebih efektif dibandingkan memaksakan diri sendiri.
Creative block merupakan tantangan yang hampir tidak dapat dipisahkan dari dunia kreatif, termasuk bagi mahasiswa DKV. Meski sering terjadi dan menjadi penghambat proses berkarya, kondisi ini bukanlah tanda bahwa kreativitas telah hilang. Dengan pengelolaan waktu yang tepat, menjaga keseimbangan antara produktivitas dan waktu istirahat, mahasiswa dapat menghadapi creative block sebagai bagian dari proses kreatif yang wajar dan terus berkembang.
Penulis : Sabita Laila Safitri
Editor : Tim Website DKV Unesa



